
Pompa vakum digunakan dalam thermoforming untuk menarik lembaran material yang dipanaskan dan dilunakkan dengan erat terhadap cetakan. Produk biasanya dibagi menjadi kategori lembaran tebal dan lembaran tipis.
Memilih Pompa Vakum untuk Thermoforming
Pemilihan harus mengikuti proses yang sebenarnya. Dua parameter referensi utama adalah tingkat vakum dan kapasitas pompa.
Tingkat vakum menggambarkan derajat kekurangan udara dan biasanya dinyatakan dalam Pa, mbar, atau mmHg. Produk yang sangat cekung umumnya membutuhkan tingkat vakum yang lebih tinggi, sementara vakum yang tidak cukup dapat menyebabkan gelembung dan cacat pembentukan.
Kapasitas pompa adalah volume yang dihapus per satuan waktu, biasanya dinyatakan dalam m³/jam, L/detik, atau L/menit. Ukuran produk dan ketebalan lembaran menentukan berapa banyak udara yang harus dihapus dan oleh karena itu kapasitas pompa yang dibutuhkan.
Pemeliharaan Rutin
- Isi minyak pompa vakum tepat waktu dan perhatikan warnanya melalui kaca pengawas. Ganti minyak yang telah menjadi gelap dan kental.
- Hentikan pompa jika muncul suara abnormal, identifikasi penyebabnya dan cegah kerusakan pada badan pompa.
- Ganti pemisah kabut oli bawaan sesuai jadwal, biasanya setiap 2.000 jam operasi, untuk mencegah asap yang disebabkan oleh kerusakan pemisah.
